11 Langkah Instal Ulang Windows 10 Mandiri Tanpa ke Rental

11 Langkah Instal Ulang Windows 10 Mandiri Tanpa ke Rental

Instal Ulang Windows 10
Banyak sekali software atau perangkat lunak yang terbaik bagi PC, khususnya laptop. Namun perhatikan terlebih dulu software mana yang cocok dengan ukuran bit dan spesifikasi laptop Anda. Jika laptop Anda termasuk keluaran terbaru dengan ukuran ram dan spesifikasi ter-update maka biasanya disarankan untuk menginstal Windows 10, atau software tersebut sudah menjadi bawaan. Jika Anda tidak mengerti caranya, tidak perlu pergi ke rental. Cukup baca tutorial tentang cara menginstal ulang Windows 10.

Laptop dewasa ini menjadi kebutuhan primer hampir di seluruh kalangan masyarakat modern, karena berbagai pekerjaan kantor harus diselesaikan dengan laptop. Tidak hanya itu, berbagai keperluan bisnis hingga rumah tangga pun bisa diakses dan dicari informasinya melalui laptop. Pastikan milik Anda termasuk ke dalam spesifikasi laptop yang terbaru, yang telah diinstal Windows 10.

Instal Ulang Windows 10 Tanpa Repot

Windows 8 dan 10, merupakan software yang andal yang bisa minginstal ulang dengan memanfaatkan fitur Reset dan Refresh. Tanpa perlu menggunakan cara-cara rumit dengan menggunakan file instalasi yang harus dimasukkan melalui CD, DVD, flashfisk, atau file ISO. Jika Windows 10 pada laptop Anda tiba-tiba bermasalah, maka jangan tergesa-gesa untuk dibawa ke rental, karena hal itu bisa diatasi secara mandiri. Cara instal ulang Windows 10 juga sangat mudah, hanya menggunakan fitur-fitur yang sudah disediakan oleh Windows 8 dan 10.

Fitur Reset dan Refresh hanya bisa digunakan jika laptop Anda memiliki software bawaan Windows 10. Namun, bagi Anda yang belum memiliki instalasi windowns 10 maka harus melakukan instalasi secara manual. Anda bisa menginstal ulang Windows 10 secara mandiri di laptop dengan memperhatikan 11 langkah, sebagai berikut.
  1. Pastikan Anda memiliki file instalasi Windows 10 di dalam CD, DVD, Flashdisk atau file ISO. File tersebut bisa didapatkan melalui download di internet maupun atas saran dari rekan Anda. Lebih disarankan untuk menggunakan CD/DVD karena caranya lebih mudah. Pastikan file instalasi original. 
  2. Jika file instalasi sudah siap, segera masuk pada setting BIOS laptop Anda. Caranya dengan me-restart ulang laptop, setelah itu akan muncul perintah di layar untuk menekan tombol keyboard untuk masuk menu Boot. Jika perintah yang keluar untuk menekan tombol Delete, maka tekan. Jika F2, maka tekan F2. Pada umumnya, untuk masuk ke dalam menu boot dilakukan dengan tombol Delete. 
  3. Kemudian tampilan menu BIOS akan keluar, pilih menu Boot di sebelah kanan atas layar laptop Anda, di sebelah menu Exit. Di situ akan terlihat berbagai pilihan menu penyimpanan untuk instalasi. Biasanya yang paling atas adalah Hard Drive maka pindah CD-ROM Drive agar berada di posisi paling atas, menggantikan Hard Drive menggunakan tombol +/-. 
  4. Setelah CD-ROM Drive berada di posisi paling atas, kemudian tekan F10, dan tekan Yes. Masukkan CD-ROM yang di dalamnya sudah ada file instalasi Windows 10. 
  5. Restart ulang laptop. Jika laptop Anda merespon CD yang sudah dimasukkan, maka akan ada perintah “Press any key to boot from CD or DVD…” maka tekan sembarang tombol di keyboard laptop. Pilih zona waktu Indonesia pada pilihan “Time and currency format”, sedangkan menu lainnya tidak usah diubah, biarkan sesuai Default Windows. Lalu tekan Next – Instal Now. 
  6. Setelah itu terdapat tampilan berbagai pernyataan untuk menyetujui lisensi Windows 10, klik centang “I accept the license terms”, lalu klik next. 
  7. Tahap selanjutnya pilih “Custom: Instal Windows only (advanced)”. 
  8. Perintah pada layar selanjutnya memberikan pilihan untuk memilih partisi disk yang akan dijadikan sebagai tempat untuk menginstal. Usahakan disk tersebut kosong, dan disediakan secara khusus untuk mengisi file instalasi. Biasanya disk tersebut adalah disk partisi sistem, yang secara otomatis muncul di berbagai pilihan disk. Setelah memilih “Drive Partition: System Reserved”, kemudian klik Next. Tunggu hingga proses instalasi selesai, laptop Anda akan mengalami restart ulang secara otomatis tanpa diperintahkan untuk memindahkan file instalasi dengan benar. 
  9. Setelah semua proses transfer file selesai, tahap selanjutnya, Anda diperintahkan untuk memasukkan nomor serial untuk mengaktifkan Windows 10, lalu klik Next, kemudian pilih Use Express Settings. 
  10. Tampilan layar selanjutnya memberikan perintah pada Anda untuk memberi nama akun Window 10, bisa gunakan nama Anda sendiri, atau sesuai nama pemilik laptop. Jika perlu password maka masukkan, jika tidak memerlukan password maka tidak perlu mengisi kolom password. Setelah semua terisi sesuai pilihan Anda, lalu klik Next. Ini adalah proses terakhir, Anda hanya perlu menunggu proses ini selesai dan secara otomatis akan masuk ke desktop laptop Anda. 
  11. Jika secara otomatis sistem sudah masuk ke desktop laptop maka artinya proses sudah berjalan dengan lancar. Cek dengan baik berbagai file penting yang Anda perlukan, jika ada yang hilang itu karena sebelumnya Anda belum memindahkan file penting tersebut dari drive system ke drive yang lain. Jika tidak ada yang hilang maka Anda sudah menginstal ulang Windows 10 dengan benar. 

Kesebelas tahap tersebut adalah langkah terbaik untuk menginstal ulang Windows 10 bagi laptop Anda yang sebelumnya tidak terinstal Windows 10. Jika laptop sudah terinstal Windows 10 maka Anda hanya perlu menggunakan fitur Reset dan Refresh, sesuai dengan saran di atas sebelum masuk ke langkah tata cara instal ulang Windows 10.

Jika Windows 10 sudah terinstal dengan baik, Anda bisa menikmati berbagai fitur dan layanan menarik yang dibawa Windows 10. Tampilan dekstopnya pun menarik dan lebih canggih dari versi sebelumnya. Namun sebelum Anda menggunakan software ini secara berkelanjutan, instal beberapa aplikasi untuk memproteksi laptop Anda, seperti anti virus atau anti malware. Cek terlebih dahulu jika terdapat driver yang kurang dari laptop Anda, instal beberapa driver yang kurang tersebut. Cukup pelajari berbagai tutorial berbagai hal terkait teknologi computer.

Keunggulan dalam Menginstal Ulang Windows 10

Permasalahan setelah instalasi Windows pasti terjadi tergantung dari ketahanan sistem laptop yang Anda miliki, jika spesifikasi laptop memang cocok untuk Windows 10 maka kecepatan laptop bisa meningkat. Serta bisa memberi peringatan kepada Anda untuk memproteksi laptop dari berbagai serangan virus dan malware. Bahkan, sistem pada Windows 10 bisa merespon ketika laptop sudah mengalami penurunan kinerja.

Jika laptop mengalami hal tersebut, secara otomatis Windows 10 akan me-restart ulang dan memindai laptop Anda untuk melihat file yang rusak dan disarankan untuk diuninstal. Hal tersebut juga bisa dipengaruhi oleh anti virus yang digunakan, apabila anti virus tersebut kuat, maka peringatan bisa secara otomatis menuju ke proses penyelesain. Namun jika Anda tidak memiliki anti virus, atau anti virus Anda lemah maka Anda akan diberi beberapa pilihan untuk menindaklanjuti file yang rusak dan tidak sesuai dengan sistem bawaan Windows 10.
Buka Komentar