10 Cara Ampuh Untuk Menginstal Ulang Laptopmu!

10 Cara Ampuh Untuk Menginstal Ulang Laptopmu!

Install Ulang Laptop
Laptop merupakan sumber kehidupan bagi beberapa orang, bentuknya yang flexible, mudah dibawa ke mana – mana membuatnya berperan penting untuk pekerja maupun mahasiswa. Namun kerap kali ada saja masalah pada OS (Operating System) yang mengganggu aktivitas laptopmu. Biasanya masalah itu diakibatkan oleh adanya virus, masalah ini dapat diatasi dengan menginstal antivirus di laptop.

Jika dengan antvirus laptop belum sembuh juga maka sebaiknya lakukan install ulang laptop. Mau tahu cara install ulang laptop dengan benar? Yuk simak 10 langkah instal ulang laptop di bawah ini:

1. Pastikan Daya Baterai Laptopmu Masih Penuh Ya! dan Lakukan Back Up Data di OS Lama

Untuk menginstal ulang laptop ini membutuhkan waktu yang cukup lama, jadi Anda harus memastikan daya baterai laptop tetap ada. Karena jika daya laptop habis ketika proses instal ulang laptop berjalan, maka Anda harus mengulangi proses tersebut dan ini justru menambah waktu install Anda. Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya hal seperti di atas, sebaiknya laptop menyala dengan kabel terhubung pada aliran listrik. Kemudian yang terpenting selanjutnya adalah Back Up Data, Anda tak mau kehilangan data penting yang ada di laptop Anda  bukan? Tentunya tidak kan, jadi terlebih dahulu Anda harus mem- Back Up Data terutama pada Data C. Gunakan CD-RW, CD-R, DVD, Flashdisk dan Harddisk sebagai tempat penyimpanan untuk data – data Anda.

2. Siapkan Instalan OS Baru dan Restart Kemudian

Langkah awal untuk menginstal ulang laptop Anda tentunya dengan menyiapkan Software Instalan OS Baru berupa CD Instalan OS atau Flasdisk yang berisi Software Instalan OS. Biasanya software OS berupa format ISO. Berikutnya pastikan pula versi bit laptop anda, ukuran 32 atau 64 kah laptop Anda. Kemudian copy atau burn (jika CD) pada penyimpanan di laptop Anda. Kemudian restart laptop Anda untuk memulai instalan yang baru. 

3. Masuk Pada BIOS dan Masukkan Media Instalan OS

Setelah merestart laptop maka akan muncul logo produsen laptop, lalu tekan tombol untuk masuk pada pengaturan BIOS. Untuk cara masuk pada laptop HP bisa dengan tekan tombol Esc. Ada juga yang menggunakan tombol F1, F2, Fn + F2 dan masih banyak lagi. Semua tombol bervariasi tergantung dengan laptop Anda. Jika Anda tidak tahu maka carilah tombol yang menunjukkan tombol untuk masuk ke BIOS pada saat laptop menunjukkan logo produsennya. Kemudian masukkan media Instalan OS yang berupa CD atau Flasdisk, pastikan CD dan Flasdisk terbaca ya!

4. Atur Urutan Boot, Kemudian Tekan Tombol Terserah

Kemudian masuk pada pengaturan Boot atau Boot Device pada pengaturan BIOS. Pada tab Boot pilih menu Boot Device Choice untuk mengubah urutan Boot Devices. Hand Drive biasanya terdapat pada urutan yang pertama. Ubahlah urutan CD atau Flashdisk pada urutan pertama. Jika telah diubah menjadi urutan pertama maka simpanlah perubahan tersebut. Lalu keluarlah dari pengaturan BIOS. Setelah Anda keluar dari tampilan BIOS, Anda akan menemukan logo produsen laptop dan kemudian akan muncul tulisan ‘press and key to boot from CD or DVD…’ yang menunjukkan bahwa Anda harus memilih dan menekan satu tombol terserah Anda pada keyboard untuk masuk pada menu instalasi OS. 

5. Mulai Instal Ulang Laptop Anda

Yang pertama muncul adalah pemilihan Bahasa, gunakan dan pilih Language; Indonesian (untuk penggunaan Bahasa Indonesia). Pilih juga Time and Currency menggunakan Indonesia untuk memudahkan proses Instalasi OS. Ketika pemilihan Bahasa secara otomatis pilihan Keyboard or Input Method telah berganti sesuai pemilihan Bahasa yang Anda pilih. Kemudian ada tulisan ‘install now’ klik tombol itu. Lalu akan muncul tampilan lisensi (Licence Term) dan centang tulisan ‘i accept the licence term’ lalu klik tombol ‘next’. Setelah proses itu ada pilihan ‘Upgrade’ atau pilih ‘Custom’, pilih yang Custom. 

6. Pilihlah Partisi, Kemudian Restart

Untuk memilih partisi ini adalah tahap yang membingungkan dalam proses instalasi ulang bukan? Tetapi untuk sejumlah orang yang paham ini sangatllah mudah. Jika Anda ingin menghapus semua data pada OS yang lama maka pilih partisi OS Lama, dan pilih Drive Options kemudian klik menu format. Yang artinya Anda akan menghapus semua data pada OS lama. Lalu pilih OK untuk melanjutkan pada proses format data OS lama. Setelah proses berakhir, maka hapus juga ‘system reserved’ yang menandakan kedua partisi lama Anda telah melebur menjadi ‘unlocatted space’.

Setelah semuanya menjadi ‘unlocatted space’ yang telah habis maka pilih partisi yang telah dibagi dan pilih next. Namun jika memerlukan waktu lebih untuk memilih partisi yang telah terbagi, Anda bisa memilih partisi yang baru saja di format kemudian pilih next. Tunggu hingga beberapa menit untuk proses intalasi OS Anda. Kemudaian akan muncul ‘restarting in 10 second…’ yang menandakan untuk restart laptop Anda. Setelah proses restart aka nada tulisan ‘press and key to boot from CD or DVD…’ jangan samakan dengan tahap sebelumnya untuk menekan tombol terserah ya! Tetapi tunggu tulisan hilang, dan akan muncul tampiulan booting OS yang baru, kemudian tunggu untuk melanjutkan proses instalasi yang baru muncul kembali.

7. Atur Nama Pengguna dan Password

Setelah tampilan OS yang baru muncul, atur nama pengguna dan nama laptop sesuai dengan keinginan Anda, kemudian klik next. Dan atur pula Password untuk masuk pada OS. Namun jika Anda merupakan orang yang pelupa, dan tidak mau menggunakan password maka kosongi saja atau didak usah mengisi apapun langsung klik tombol next. Atau jika tetap ingin menggunakan Password maka ketikkan saja kata atau angka yang mudah diingat dan jangan lupa untuk mengisi pada Password Hint untuk membantu Anda yang pelupa dalam mengingat password yang Anda gunakan.

8. Masukkan Product Keynya dan Update Windows

Masukkan product key pada OS laptop Anda, ketikkan sesuai tanpa adanaya satu karakterpun yang salah. Hapus centang yang terdapat pada tulisan ‘Aautomatically active windows when I’m online’ kemudian klik next. Tapi jika Anda belum memiliki product key maka cukup klik next. Setelah itu update windows dengan ketentuan jika OS Anda original maka gunakan ‘use recommended setting’ tapi jika bukan, pilih yang ‘ask me later’ lalu next.

9. Atur Waktu, Tanggal, dan Jaringan Laptop

Samakan dengan waktu dan tanggal yang sesuai dengan kejadian saat Anda mengaturnya, lalu next. Anda akan terkoneksi dengan jaringan internet jika Anda memilih public network tetapi jika Anda tidak memiliki jaringan internet maka window akan otomatis memindai wifi sekitar. Langsung pilih skip jika Anda tidak akan mengubah jaringan internetnya.

10. Masuk Pada OS dan Instal Driver Laptop Anda

Selamat laptop Anda  telah selesai di install ulang. Cara menegeceknya dengan masuk pada OS, kalau di password maka masukkan passwordnya dan masuk jika nerhasil maka install ulang laptop sudah berhasil. Langkah selanjutnya install driver untuk komponen laptop Anda. Biasanya yang dibutuhkan adalah Sound, Video, LAN, Bluetooth, dan Wireless Network. Dan dengan mudahnya Anda dapat menginstal tanpa menggunakan jaringan internet.

Mudah bukan 10 cara menginstal ulang laptop Anda yang dapat diterapkan dan diaplikasikan. Oh iya jangan lupa untuk mentransfer ulang data lama yang telah Anda Back Up sebelumnya ya! Tetapi jangan terlalu sering untuk mengistal ulang laptop Anda ya karena ini tidak baik dan dapat menimbulkan kerusakan. Jadi hindari pengistalan ulang secara berkala ya! Selamat mencoba.
Buka Komentar